Knowledge Base
Tutorial, tips marketing, dan insight untuk bisnis berbasis langganan di Indonesia.

Sepuluh tahun lalu, punya langganan gym itu terasa seperti gaya hidup orang tertentu saja. Sekarang gym ada di mana-mana. Di ruko pinggir jalan. Di basement apartemen. Di lantai dua pusat perbelanjaan kecil.

Mereka tahu ada yang tidak perpanjang. Mereka mungkin ingat satu atau dua nama. Tapi angka pastinya tidak ada yang bisa sebut dengan yakin, karena tidak ada sistem yang mencatatnya.

Pesan masuk tanpa henti. Notifikasi terus berdatangan. Setiap hari selalu ada orang baru yang ingin mengenal Memverr lebih dalam. Sebagian hanya bertanya singkat, tapi tidak sedikit yang ingin langsung melakukan call atau meeting.

Bisnis yang bertahan bukan bisnis yang punya produk terbaik. Bukan bisnis yang punya tim paling pintar. Bukan bisnis yang punya modal paling besar. Bisnis yang bertahan adalah bisnis yang punya sistem.

ada satu ukuran kesuksesan yang hampir selalu diagungkan: daily active users. Semakin sering produk dibuka, semakin dianggap berhasil. Semakin lama pengguna berada di dalam layar, semakin dianggap bernilai.

Ada satu pertanyaan yang belakangan sering saya ajukan ke diri sendiri ketika melihat bisnis berbasis membership tumbuh di mana-mana: Jika saya menjadi member di bisnis saya sendiri, apakah saya akan merasa nyaman?